Teruntuk pria tersayangku, Teguh Waluyo Jati..
Malam ini terasa sunyi tanpa sapaan dari layar ponselku. Pesanmu yang selalu memenuhi inbox ku, kali ini sepi tanpa smsmu. Ingin rasanya menangis dan berteriak ketika tak ada kabar dari seberang sana. Tapi aku telah berjanji untuk tidak menjadi wanitamu yang lemah.
Batin ini sangat tersiksa ketika 1 hari tidak ada panggilan sayangmu. Mungkin orang menganggap aku sangat berlebihan. Ahh... persetan kata orang!! Mereka tidak mengalami apa yang aku rasakan sekarang. Aku amat sangat merindukan mu. Suara dan ragamu terpisah oleh jarak yang sangat jauh. Inilah takdir yang Tuhan gariskan dan harus aku jalani. Hubungan jarak jauh dan komunikasi yang begitu jarang membuat rasa rindu semakin menjadi. Kadang rasa curiga itu pasti ada karena aku takut kehilanganmu, tapi semua akan terasa hilang saat kamu mulai menyapaku dari suaramu. Meski kadang hanya sebentar setidaknya bisa mengobati rasa rindu.
Tak bisa aku pungkiri, aku selalu envy dengan teman-teman aku yang pacarnya selalu dekat dengannya. Setiap sabtu malam mereka bisa menghabiskan waktu bersama.
Aku ingin seperti mereka. Aku ingin setiap pertandingan basketku, kamu duduk paling depan dan memberikan support untukku. Tapi semua itu sulit untuk tercapai. Aku hanya bisa kubur dalam-dalam keirian hatiku untuk ingin seperti mereka.
Yaaaa... aku tau, tugasmu sangat lebih mulia dari segalanya.
Aku hanya bisa memandang fotomu saat rindu ini tidak bisa terobati.
Aku kangen kamu. Aku kangen pelukan dan kecupan hangat di kening saat Malam takbiran Idul Adha kemarin.
Bertahan dalam hubungan jarak jauh ini membuat aku menjadi lebih sabar. Mengajarkan aku untuk lebih menghargai arti pertemuan dan perpisahan. Dan belajar setia untuk menjaga hubungan ini..
Yang menunggu kepulanganmu,
IMISSYOUSOMUCH :*
--- Novia Cindy Larasaty @Ncdyy




0 komentar:
Posting Komentar