Tinggal hitungan jam kita akan meminggalkan bulan November ini. Tepat di malam minggu terakhir sebelum esok kita berjumpa di bulan Desember.
Sama seperti sebelumnya, malam minggu ini aku hanya ditemani oleh leptop kesayanganku. Tidak ada yang spesial bahkan menjadikan malam minggu terakhir ini sangat suram dan hampa.
Selama 2 hari tidak ada sapaan sayang nan manis dari pria yang ada di seberang kota sana. Untuk malam minggu inipun aku tidak bisa melewatkan bersama sekalipun hanya lewat ponsel seperti biasanya.
Sedih rasanya, tepat dibulan sakralku ini, aku tak bisa memandang wajahmu dari dekat, tak bisa melihat senyumanmu. Apalagi untuk mendengar suaramu yang sayup-sayup dari balik ponselku saja aku tak bisa menjanjikan dimalam ini.
Hey tuan !! Apakah kamu tidak merasakan kerinduan yang teramat seperti yang sedang aku rasakan sekarang??
Sepertinya malam ini tidak sedang bersahabat denganku karena kita akan berpisah dalam 1 tahun lagi kita baru akan bertemu. Yaaaaa.... hanya terdiam yang bisa aku lakukan sekarang. Diam dalam lamunan pertemuan terakhir kita tepat pada 18 Oktober 2013 silam bersama rintik hujan yang tak kunjung henti. Anganku membawa ingatan saat kita hanya duduk berdua menikmati hujan disenja itu.
Rindu saat kamu merangkul dan mengelus kepalaku penuh sayang.
Aku menginginkan itu bisa kita ulang dimalam ini. Yaaaa malam ini. Malam terakhir di bulan yang membawa aku penuh suka duka dan lebih banyak bahagia.
Kiranya aku harus kubur dalam-dalam anganku ini karena tugasmu jauh lebih penting dari segalanya dan ribuan kota menjadi penghalang semuanya diantara kita. Tapi ini bukan akhir dari segalanya !!
Semua penghalang bukan alasan untuk aku supaya mengeluh.
Ketegaranku membawa tetesan airmata mengalir perlahan di pipi kala melihat wallpaper di ponselku :')
Kamu adalah sesosok pria yang selalu terselip dalam balutan doa dan bisik kerinduanku..
Teguh Waluyo Jati
--- Novia Cindy Larasaty @Ncdyy




0 komentar:
Posting Komentar