Setiap orang pasti berfikir tentang kapan dia akan kembali Kepada-Nya dan akan seperti apa jalan mereka untuk menghadap-Nya. Begitu pula yang sering aku pikiran setiap saat aku sendiri.
Ini bukan ketakutan sepihak tapi ini adalah momok untuk kita agar selalu mengingat kepada Si Empunya hidup. Yaaaa kita punya Tuhan masing-masing dan kita punya cara masing-masing untuk menaatinya.
Aku selalu berfikir bagaimana akhir perjalanan hidupku di dunia ini. Apakah sesulit cobaan yang selalu aku hadapi?? Bukan (lagi) masalah aku putus asa atau menyerah karena Tuhan memberiku cobaan berat. Tapi ini tentang sekilas orang-orang yang ada di sampingku. Aku sempat merasa orang yang lama aku kenal bahkan orang yang amat asing
bagiku, justru orang yang baru aku kenal adalah orang yang membuatku
merasa nyaman.
Siapakah mereka yang merelakan air matanya dikeluarkan saat aku terbujur kaku dan tak bernyawa lagi. Atau siapa yang akan merasa benar-benar kehilangan saat aku sudah tak bersama celotehan-celotehan konyolku yang terkadang membuat mereka tertawa??
Mereka yang mendengar aku mengucapkan itu, pasti menganggap ini suatu hal yang konyol dan pasti membantahku untuk STOP mngatakan seperti itu. Memang klise tapi inilah kenyataannya. Dan kalian pasti pernah berfikir seperti itu saat kalian mengigat akan perjalanan terakhirmu
Bukan perasaan yang menyenangkan hati, namun perasaan yang menyedihkan hati. Dan (lagi) mereka lebih memelih diam untuk tidak menjawab atau bahkan merespon setiap ucapaku itu..
Entah kenapa ??
----- Novia Cindy Larasaty @Ncdyy



0 komentar:
Posting Komentar